Selasa, 20 Desember 2011

Bank Rakyat Indonesia

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Parepare memberikan bantuan kepada Panti Jompo Tresna Werdha Mappakasunggu, Kota Parepare, akhir pekan lalu. Kegiatan ini dilaksanakan untuk merayakan HUT ke-116 BRI. Dalam kegiatan tersebut, Pemimpin Cabang BRI Parepare Roland Hutagalung menyerahkan sumbangan berupa lima buah kursi roda, tiga kroch,alat bantu jalan, dan kompor gas. Roland juga meresmikan proyek renovasi 20 kamar mandi dan WC untuk penghuni panti jompo, sumur bor, dan menara penampungan air.

Kegiatan itu merupakan wujud kepedulian BRI terhadap masyarakat, khususnya penghuni panti jompo. “Kami sudah mengoordinasi dengan pihak panti jompo, apa kebutuhan mendasar dan paling dibutuhkan penghuni panti saat ini. Karena itu, kami menyediakan WC dan sumber air bersih, semoga bisa bermanfaat pagi orang tua kita,”katanya.

Selain memberi bantuan kepada Panti Jompo Tresna Werdha Mappakasunggu,BRI Parepare juga menggelar donor darah, juga fun bikedan gerak jalan santai keliling Kota Bandar Madani. Acara tersebut diikuti karyawan, keluarga, dan nasabah BRI Cabang Parepare.

Andi Imran

Andi Imran, 27, tersangka pembakar bendera Merah Putih, sore kemarin, kembali ditahan di Lapas Klas IIA Watampone kemarin. Kondisi Andi Imran membaik seusai dirawat intensif selama dua hari,Sabtu-Minggu (17-18/12) di RS Bhayangkara Bone.

KasatReskrim Polres Bone AKP Trihanto Nugroho mengungkapkan, kondisi Andi Imran sempat kritis sehingga dirawat intensif di RS Bhayangkara Bone akibat mogok makan yang dilakukannya selama beberapa hari. “Sementara, berkas perkara tersangka hampir rampung untuk dinaikan menjadi P-21,”kata Trihanto.

Kepala Lapas Klas IIA Bone Suprapto mengatakan,aksi mogok makan itu dilakukan Andi Imran sebagai bentuk protes terhadap kasus yang menimpanya. “Dia mengaku tidak melakukan pembakaran bendera Merah Putih,”kata Suprapto. Dia menambahkan, Andi Imran terjerat kasus dugaan pembakaran bendera Merah putih bersama Andi Pangerang, 21. Mereka dua tahanan Polres Bone yang dititipkan di Lapas Klas IIA Watampone sejak 17 November 2011 lalu. Kasus dugaan pembakaran bendera Merah Putih itu terjadi di kantor Camat Bontocani pada Sabtu (12/11) lalu.

Copyright © Hari 2011 All Rights Reserved Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia